Pria mencuri 160 sepatu wanita demi hirup aromanya
Pencuri spesialis sepatu Wanita
Seorang pria ditahan lantaran ketahuan mencuri 160 pasang
sepatu wanita. Bukan untuk dijual atau digunakan untuk hal komersil, melainkan
untuk dirasakan aromanya.
Pria ini ternyata tidak sebatas mencuri sepatu, melainkan
pakaian dalam dan juga baju wanita milik para pegawai kantoran di dekat
tempatnya tinggal, lapor situs berita setempat, Sohu.
Menurut pengakuan para korban, sepatu mereka dan pelabagai
benda bersifat pribadi hilang secara misterius, maka sebuah kamera pengintai
dipasang. Namun begitu, si pencuri ini masih tidak bisa terdeteksi.
Merasa putus asa, akhirnya mereka meminta kantor untuk
memanggil bantuan polisi. Beberapa hari setelahnya, polisi menangkap seorang
pria bernama Yang, saat mencuri dua pasang sepatu
Barang bukti berupa 160 pasang sepatu wanita
Pria ini ternyata tidak sebatas mencuri sepatu, melainkan
pakaian dalam dan juga baju wanita milik para pegawai kantoran di dekat
tempatnya tinggal, lapor situs berita setempat, Sohu.
Menurut pengakuan para korban, sepatu mereka dan pelabagai
benda bersifat pribadi hilang secara misterius, maka sebuah kamera pengintai
dipasang. Namun begitu, si pencuri ini masih tidak bisa terdeteksi.
Merasa putus asa, akhirnya mereka meminta kantor untuk
memanggil bantuan polisi. Beberapa hari setelahnya, polisi menangkap seorang
pria bernama Yang, saat mencuri dua pasang sepatu
Aksi pelakau yang berhasil terekam
Menjalani inspeksi lanjutan, polisi menemukan sepatu para
korban yang tercecer di rumahnya, di balkon dan di toilet, dengan jumlah total
159 pasang. Yang diketahui adalah seorang spesialis pencuri sepatu yang
ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya.
"Bau (sepatu) itu membuat saya senang," kata Yang
sebagai alasannya mencuri, seperti dikutip dari laman Shanghaiist, Kamis
(28/4).
Alasan janggal itu dikomentari netizen sebagai sesuatu yang
tidak masuk akal.
"Jika dia hirup bau sepatu saya, dia pasti tobat jadi
pemuja bau sepatu," tulis salah satu komen mereka.
Walau kasus ini terkesan unik dan tidak membahayakan, tetapi
polisi tetap menyikapi dengan serius.
loading...
Post a Comment